Postingan

Kepada Pembaca Buku Bajakan yang Budiman

Gambar
Kepada pembaca buku bajakan yang budiman,
izinkan saya bercerita jika saya kecil pernah mengalami masa-masa bahagia ketika surat SAN (Surat Akad Naskah) dari Divisi Anak dan Remaja Mizan memelipir masuk ke rumah saya. Surat ini pertama kali datang ke rumah saya sekitar akhir 2009--sebelum saya tahu besok-besok surat akad semacam inilah yang menjadi “surat cinta” saya hingga duduk di bangku SMA. Di masa itu masih orangtua saya yang menandatangani pihak “penulis” pada SAN, yang isinya berupa pasal-pasal kesepakatan antara penulis dan penerbit, mulai dari ruang lingkup hak penerbitan hingga ke force majeure. Saya kecil tidak pernah berminat membaca habis pasal-pasal tersebut, bocah mana yang mau peduli pasal hak dan kewajiban sementara ia bisa melompat bahagia karena mengerti punya hak royalti?
Bicara hak penulis dan penerbit di dunia perbukuan hari ini, rasanya sulit dipisahkan dengan industri pembajakan buku. Industri semacam itu memang tidak akan begitu terasa menyakitkan ketika kita ti…

[Cerita Pendek] Hocus Pocus

Gambar
Mata gadis itu mengerjap, menatap jendela kamar 4 meter persegi di yang langsung berhadapan dengan taman belakang. Ada kolam ikan dan rumah pohon di sana. Sudah gelap memang, matahari sudah tenggelam di ufuk hampir tiga jam lalu. Tapi menyenangkan sekali bisa melihat taman dari kamar 3x4 meter itu, cahaya lampion-lampion buatan Kak Neda di sekitar rumah pohon membuat remang suasana. Ekor mata pandangannya tiba-tiba menangkap meja di samping jendela, ada laci kecil d samping kanan bagian bawah. Jika laci itu ditarik, maka akan nampak sebuah buku harian berukuran A5, bersampul merah muda bergambar boneka beruang. Entah disengaja atau hanya sebuah spontanitas, gadis itu tersenyum manis sekali. Tangannya refleks menyelipkan rambut yang menghalangi pandangan di kuping kanannya, mulai membuka buku di tangannya. Halaman pertama menampilkan gambar tangan seorang anak perempuandengan boneka beruang berdiri bersampingan, keduanya bertopi topper dan membawa tongkat sihir. Di sisi lain gadis kecil…

Hobi Tapi Mahal : Belajar Main Ski di Gunung Erciyes.

Gambar
Ini bakal jadi thread yang sedikit panjang. Sebenarnya aku hanya ingin meliput soal travelling dan ski, tapi kemudian aku ingin mengabadikan momen juga. Jadi kalau kalian ingin baca soal info permainan ski atau kayak di Erciyes Kayseri ini secara umum, baca setengah juga cukup kok, InşaAllah. Terimakasih sudah mau membaca ...

--

Bismillah.

Memasuki musim dingin kedua di Turki, pikiranku sempat mengawang panjang soal libur musim dingin. Liburan di fakultasku, fakultas komunikasi, akan berlangsung sekitar sebulan dan harus aku manfaatkan dengan sangat baik. Aku belum punya rencana ke luar kota, yang ada di kepalaku saat menjelang libur kemarin cuma belajar kayak (ski es) di Gunung Erciyes. Tahun lalu aku dua kali ke Erciyes tapi jalan-jalan doang, ga ngapa-ngapain.

Erciyes merupakan salah satu gunung tertinggi di Turki yang kemudian dipakai menjadi nama universitas tempat aku sekolah sekarang. İlçe (aku ga tau bagaimana menjelaskannya dalam Bahasa Indonesia, mungkin distrik atau kecamat…

[Cerita Pendek] Dulur Opat Kalima Pancer

“Hei Paketu,” sebuah suara terdengar menyapaku sebelum kakiku keluar dari parkiran motor dekat sekolah. Kemudian sebuah tangan melingkar di bahuku. “Hei Farhan,” aku menghela nafas panjang, langsung mengenalinya sebagai anak lelaki hyper-aktif teman sekelasku. “Kenapa sih kamusuka manggil aku Paketu?” Paketu adalah sebutan singkat khasnya untuk kata ‘Pak Ketua’. “Aku tahu kamu akan menjadi kandidat calon ketua OSIS yang paling berpengaruh tahun ini, setelah berhasil menjadi ketua kelas XI IPA 6. Maka masa pemerintahan ketua OSIS-mu tahun depan bakal jadi yang paling berpengaruh selama sekolah kita dibangun, Rey.” Aku menatapnya datar. “Aamiin.” “Assalamu’alaikum,” ucapku begitu memasuki pintu kelas. Jawaban salam menyahut pelan dari berbagai penjuru. Aku memilih duduk di baris pertama, bersebelahan dengan Farhan. Kemudian mataku menatap berkeliling, seperti terhipnotis, Mencari kepala dengan kain batik khas sunda yang terikat, totopong. Namanya Agus. Aku tahu nama Agus akan terdengar aneh…