[Puisi] Kepada Senja

Untuk; senja yang berjalan mundur.
dari aku; malam yang diam di tempat.

Aku tuntut bodoh dalam setiap nelangsaku.
Bukan kamu.
Meski kamu sama saja,
Mengelabu dalam lembayung magrib,
Menanti subuh.
Dan aku?
Mungkin yang paling bodoh.
Menanti kau di antara bintang hingga aku terlalu malam menjemputmu.
Kau lelap, sampai pagi.

Selamat siang.

Lelah,
Hari 4, 17:16

Aku sakit.
Oke. Mungkin ini sakit lahir batin, tapi aku berusaha untuk ga galau. Kalau galau sakit aku lama. Jadi secara batin, aku hanya futur, melemahnya iman:'' tengkyu buat @cantikahanah yang udah koreksi ejaan aku. Terimakasih :) <3
Puisi ini didedikasikan untuk Tuan yang takkan mengerti puisi ini.

Tuan, kenapa harus pagi?
Jika malam kau bisa kembali. Pulang.