[Puisi] Desember

Aku desember yang kau petik.
Merindu dipelukkan embun.
Menghiasi sisa engkau yang acuh.
Tapi aku bercerita, hingga kau tak pernah lupa.

Aku desember yang kau relungkan.
Bersama mega yang pergi mengabu.
Lelapkan engkau dalam khayal.
Pengap, namun gempita,
Lalu sunyi.
Hingga malammu acuhkan pagi.

Aku desember yang kedinginan,
Jatuh, menghujanimu.

Iza
April | 2016

Cat.
It's rainy.
Ini jelas belum Desember. Tapi aku selalu suka hujan :) cuma untuk mengenang apa yang terjadi Desember 2015 kemarin.

Puisi ini aku berikan untuk diriku sendiri.
Share:

0 Comments:

Posting Komentar